Hari Ini, Pemerintah Akan Mulai Program Vaksinasi Covid

Sebelum melakukan vaksinasi, masyarakat bisa mempersiapkan KTP sebelum melakukan registrasi. “Kepada semua stakeholder pengadaan vaksin, ke depannya, ketika akan mengambil keputusan agar ditinjau dan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan matang, agar tidak muncul kontroversi. Pemerintah juga harus lebih terbuka dalam menyampaikan informasi tentang merek-merek dan jenis-jenis vaksin,” tandas legislator dapil Jatim itu.

Imunisasi dasar saja tidak cukup, diperlukan imunisasi lanjutan untuk mempertahankan tingkat kekebalan yang optimum. Hal tersebut disebabkan lonjakan kasus Covid-19 di negara itu, sehingga vaksin yang diproduksi tidak bisa disalurkan. Stock vaksin Covid-19 terancam tidak mencukupi dan mengingat adanya embargo India selaku negara produsen.

Vaksin dari pemerintah

Dan hal ini juga akan berdampak pada bagaimana memperoleh kekebalan kelompok atauherd immunityatau Virus Corona. Kekebalan kelompok tersebut diperoleh dari individu-individu yang akan mendapatkan vaksinasi nantinya. Sebagai bagian dari tahap awal pelaksanaan vaksinasi, Kementerian Kesehatan kembali mengirimkan SMS Blast untuk registrasi kepada 500 ribu kelompok prioritas penerima vaksinasi COVID-19 di 91 kabupaten/kota. Pengiriman SMS Blast dimulai pada Hari Selasa pukul 24.00 WIB dan masih berlangsung hingga hari ini (13/1).

Setelah itu akan ada konfirmasi bahwa penerima vaksinasi adalah tenaga kesehatan. Selanjutnya, tenaga kesehatan penerima vaksinasi diminta mengirimkan enam angka terakhir nomor induk kependudukan untuk mendaftar dan tenaga kesehatan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi. Sementara itu, Daeng Mohammad Faqih selaku Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia menyatakan bahwa vaksinasi awal bagi tenaga kesehatan ini memang diperlukan oleh mereka mengingat risiko yang dihadapi saat tiap harinya harus berhadapan dengan pasien.

Sementara itu, information penerima vaksin Covid-19 yang telah terverifikasi beserta penjadwalan vaksinasi masing-masing sasaran dapat diakses oleh petugas fasilitas pelayanan kesehatan melalui aplikasi Pcare Vaksinasi. Untuk memastikan tingginya Indeks Pemakaian vaksin, maka pihak puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dapat menghubungi sasaran sebelum hari pelayanan untuk memastikan kembali terkait kedatangannya. Bagi kelompok prioritas yang mendapatkan vaksinasi free of charge ini, perlu memperhatikan cara mendapatkan vaksin Covid-19 sesuai dengan Juknis, yaitu melakukan registrasi. Kelompok prioritas kelima yakni, peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran sekitar 86 juta orang dengan whole kebutuhan vaksin 173 juta dosis. “Calon penerima vaksin akan menerima SMS notifikasi karena kita mengintegrasikan satu knowledge untuk vaksinasi ini. Informasi satu data ini akan mencatat barcode dari jenis vaksin yang akan didapatkan setiap orang,” jelasnya.

Bulan November 2020 Pemerintah memastikan ketersediaan vaksin covid-19 untuk 9,1 juta penduduk Indonesia. Vaksin tersebut berasal dari tiga produsen vaksin Tiongkok yaitu Sinopharm, Sinovac dan Cansino. Jumlah vaksin yang disanggupi oleh masing-masing perusahaan beragam, tergantung dari kapasitas produksi dan komitmen kepada pembeli lain.

Pemberian vaksin akan dilakukan pada sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia untuk memperoleh kekebalan komunitas atau herd immunity. Pada 11 Januari 2021, Badan POM telah memberikan izin penggunaan dalam kondisi emergency (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin Covid-19 yang pertama kali kepada vaksin CoronoVac produksi Sinovac Biotech Inc. yang bekerja sama dengan PT Bio Farma. Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan telah memberikan persetujuan penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin COVID-19. Lalu menghubungi penyedia layanan kesehatan jika kemerahan atau nyeri di tempat mendapat suntikan semakin parah setelah 24 jam. Jika mengalami ketidaknyamanan yang signifikan, CDC menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda tentang penggunaan obat bebas seperti ibuprofen atau asetaminofen.

Loss