Ahli Farmakologi Jelaskan Terkait Efek Pembekuan Darah Vaksin Astrazeneca

Target program vaksinasi yakni mereka yang berusia tahun tanpa komorbid atau penyakit penyerta. Jadi sebelum divaksin, petugas akan mengecek dan menanyakan rekam medis Anda. Orang di luar kelompok tersebut diharapkan menunggu sampai ada vaksin yang aman untuk usia lanjut ataupun mereka yang memiliki komorbid. Ternyata, tak sedikit juga masyarakat yang merasa khawatir saat akan menerima vaksin dosis kedua. Terlebih jika setelah suntikan dosis pertama, mereka mengalami sederet efek samping walaupun tergolong ringan.

Meski demikian, Wiku meminta masyarakat tidak khawatir karena akan ada tambahan sekitar 20 juta dosis vaksin Covid-19 hasil produksi PT Bio Farma. Sehingga diharapkan program vaksinasi pada bulan April dan Mei 2021 dapat terus berjalan. Gejala pembekuan darah setelah vaksinasi Covid-19 ini menurut FDA, dijelaskan ada nyeri di daerah perut.

Jika pembengkakan terasa nyeri, cobalah minum obat pereda nyeri yang dijual bebas. Cara terbaik untuk meredakan nyeri lengan adalah dengan meletakkan sesuatu yang dingin, seperti waslap basah atau kompres es, pada space suntikan.

Efek dari vaksin covid

Sebenarnya belum ada bukti bahwa orang-orang dengan Riwayat pembekuan darah berisiko mengalami pembekuan darah akibat vaksin. Yang lebih berisiko justru mereka yang pernah mengalami heparin-induced thrombocytopenia and thrombosis , namun kejadian ini pun sangat jarang. Namun demikian, untuk kehati-hatian, ada baiknya mereka yang punya riwayat pembekuan darah tidak menggunakan vaksin jenis ini. Diduga ada reaksi imun yang berlebihan terhadap vaksin yg berasal dari adenovirus, ketika vaksin tersebut berikatan dengan platelet, kemudian memicu serangkaian reaksi imun yang menyebabkan terjadinya pembekuan darah.

Data diperoleh dari dua jenis vaksin yang paling banyak dipakai di Indonesia yaitu vaksin Sinovac dan vaksin AstraZeneca. Di samping itu, lanjutnya, seperti halnya vaksin lain, vaksin covid-19 juga memiliki efek samping seperti demam ringan serta rasa nyeri atau kemerahan pada luka bekas jarum suntik. Ia juga mengatakan, upaya vaksinasi akan berdampak terhadap pandemi bergantung pada efektivitas dari vaksin dan proses vaksinasi, seberapa cepat vaksin diproduksi dan diperbanyak, serta berapa banyak orang yang divaksinasi.