Cegah Penyebaran Virus Corona Di Transportasi Umum

Agar tidak melulu bersedih, berikut 20+ ide kegiatan yang dapat Anda lakukan selama isolasi mandiri. Beberapa bahkan bisa Anda lakukan tanpa bantuan gadget dan koneksi internet. Pastikan kamu, dan orang-orang di sekitar untuk selalu menutupi mulut dan menutupi hidung dengan siku tangan yang ditekut ketika batuk atau bersih. Tim di Wisma Atlet Kemayoran atau fasilitas isolasi mandiri pemerintah lainnya akan memverifikasi pendaftaran melalui sistem.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono menjelaskan bahwa terapi spesifik antivirus korona baru belum ada. Namun, untuk mencegah komplikasi maka terapi diberikan menyesuaikan gejala yang muncul. Berkaitan dengan petugas medis, Anung menjelaskan pentingnya memakai pelindung lengkap saat penananganan pasien terduga dan terinfeksi virus.

Jika Anda curiga seseorang terinfeksi COVID-19, mintalah orang tersebut untuk berdiam di rumah dan mengisolasi diri dari anggota keluarga mereka sebisa mungkin. Anda juga harus menghubungi fasilitas kesehatan setempat dan mengikuti saran yang diberikan. “Tentu seseorang dinyatakan sembuh dari COVID-19 jika hasil PCR dinyatakan negatif. Namun, jika tanpa pemeriksaan PCR, biasanya pasien dengan positif COVID-19 dapat mengakhiri masa isolasi setelah menjalani isolasi selama 10 hari sejak muncul gejala ditambah dengan 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala. Setelah masa tersebut, biasanya potensi penularan virus dari pasien dapat semakin kecil,” ujar Dokter Spesialis Paru Primaya Hospital Karawang, dr. Nurhayati, Sp.P.

Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk. Jadi, mari putus rantai penyebaran virus corona dengan memprioritaskan pelayanan rumah sakit bagi yang kritis agar tidak bertambah lagi korban jiwa yang disebabkan oleh positif virus corona. Berbeda dengan flu yang sama-sama dan menginfeksi orang lain, namun lebih lambat. Apabila memiliki tanda-tanda gejala penyakit seperti yang di atas atau pernah memiliki riwayat perjalanan di daerah terjangkit, segera lakukan langkah pencegahan. Kedua, menghindari kerumunan dan tempat umum yang ramai pengunjung.

Per 19 Maret, China untuk pertama kalinya tidak mengalami kasus baru Covid-19 di Wuhan, kota pertama berjangkitnya virus corona. Terus berjangkit, wabah virus corona di Indonesia membuat pemerintah memperpanjang standing tanggap darurat hingga akhir Mei 2020. Setelah menjalani perawatan selama lebih kurang 2,5 minggu, pasien yang kondisinya membaik biasanya sembuh dan keluar dari rumah sakit.

Sementara, untuk pasien yang dinyatakan telah sembuh dari Covid-19, penanganannya hanya menggunakan obat-obatan yang dapat mengurangi gejala yang dirasakan pasien. Wanita lulusan Harvard TH Chan School of Public Health ini menambahkan, yang saat ini menjadi persoalan adalah di mana seseorang tidak mengetahui apakah dia terinfeksi Covid-19 atau tidak, apabila belum melakukan tes. Warga negara Indonesia untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke mainland Tiongkok. WHO sudah menetapkan COVID-19 sebagaiPublic Health Emergency of International Concern atau Kegawatdaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia pada tanggal 30 Januari 2020.

Langkah tepat jika terkena Covid

Hindari penggunaan perangkat elektronik seperti handphone disaat tangan atau jari anda menyentuh tiang atau pegangan bus. Waspada peletakan barang atau tas apabila ditaruh di lantai ataupun di tempat yang tersedia. Segera lakukan pembersihan barang atau tas dengan lap disinfektan atau tisu basah antiseptik. Penyebaran Virus corona harus diwaspadai oleh semua orang terutama bagi mereka yang sering menggunakan transportasi umum. Karena besar kemungkinan kita untuk bersentuhan dengan orang yang tidak diketahui kebersihannya. Batasi/tutup kontak dari eksposur berkelanjutan yang tidak aman dengan jarak 2 meter dari kasus /korban yang dikonfirmasi selama 30 menit atau lebih.